Senin, 19 November 2012

Ragam Budaya Korea

       Banyak ragam budaya negara Korea yang mempunyai ciri khas yang unik serta menarik untuk diketahui. Berikut ini akan diuraikan secara singkat beberapa ragam budaya yang merupakan ciri khas negara Korea.
Hanbok
     Hanbok atau Joseon-ot adalah baju tradisional Korea. biasanya hanbok memiliki warna yang cerah dengan potongan yang simple dan tidak memiliki kantong. Masyarakat Korea biasanya memakai hanbok pada acara semi-formal atau formal dalam acara perayaan atau festival tradisional. Hanbok untuk wanita terdiri beberapa bagian, yaitu jeogori, atasan yang berbentuk blus atau jaket dan chima. Chima berbentuk seperti rok panjang. Sedangkan untuk hanbok laki-laki terdiri dari jeogori dan baji. Baji adalah celana tradisional yang bentuknya longgar.
    Jeogori adalah bagian atas dari hanbok yang dipakai oleh laki-laki maupun perempuan. Jeogori mempunyai bagian-bagian dasar, yaitu gil, git, dongjeong, goreum dan bagian lengan. Gil adalah bagian paling besar dari jeosori, baik yang ada di belakang maupun di depan. Git adalah pita dari kain yang menghiasi kerah. Dongjeong adalah kerah berwarna putih, sedangkan goreum adalah bagian pengikat dari jeogori. 
        Bagian-bagian Hanbok

       Chima terbuat dari kain berbentuk persegi yang dilipat dan dijadikan rok. Mereka mengikat bagian atas sehingga rok itu bisa menutupi tubuh. Sebelum menggunakan chima, kita harus menggunakan rok dalam (sokchima) terlebih dahulu. Apabila kita hendak menggunakan hanbok, sebaiknya kita ketahui apa saja urutannya, yaitu menggunakan sokchima, kemudian chima, dan yang terakhir adalah jeogori.
       Korea juga memiliki hanbok khusus untuk anak-anak, yang terdiri dari jeogori dan jokki (sebuah rompi) dan mereka juga bisa menambahkan jeonbok (rompi yang panjang) di luarnya. Hanbok ini biasa dikenakan dengan penutup kepala, seperti bokgeon (mengerucut di bagian atas), hogeon untuk anak laki-laki, dan gulle untuk anak perempuan. Anak-anak biasa menggunakan hanbok untuk acara-acara besar, seperti Chuseok dan Seolnal. Hanbok juga dikenakan pada acara ulang tahun mereka yang pertama.
  Ini adalah contoh Hanbok anak

     Hanbok dibedakan menjadi beberapa jenis menurut tujuannya, yaitu: pakaian sehari-hari, pakaian upacara (termasuk ulang tahun pertama, pernikahan, dan pemakaman), dan pakaian spesial (untuk pejabat negara).

Sangtu
       Sangtu merupakan jenis model konde rambut tradisional yang dikenakan oleh pria Korea pada masa lalu. Laki-laki Korea pada masa lalu memelihara rambut panjang dan menyusunnya di atas kepala dengan cara menguncir, mengikat, dan membentuk konde. Sepotong aksesoris kecil yang terbuat dari emas, perak atau perunggu yang dinamakan danggot diselipkan untuk menjaga sangtu agar tetap kencang. Sejenis kain pelapis yang terbuat dari rambut kuda yang dinamakan manggeon dipakaikan di bagian atas kepala untuk mencegah helai rambut jatuh ke muka.
Danggot and Sangtu

Won
      Won, adalah mata uang negara Korea. Mata uang ini sudah digunakan sejak pasca penjajahan Jepang. Mata uang won terdiri dari empat jenis uang koin dan empat jenis uang kertas. Pecahan uang koinnya 10 won, 50 won, 100 won, dan 500 won. Sedangkan pecahan uang kertasnya 1.000 won, 5.000 won, 10.000 won, dan 100.000 won.

Jibdeuri
      Jibdeuri merupakan suatu tradisi acara selamatan tahun baru. Tradisi ini sudah berlangsung sejak dulu di Korea. Dalam tradisi tersebut, para tamu akan membawa kado atau hadiah berupa tisu, korek api, dan deterjen. Setiap jenis kado tersebut mempunyai makna tersendiri. Tisu mempunyai makna agar si pemilik rumah mendapat rejeki yang lancar selancar tisu jika larut dalam air. Korek api, mempunyai makna agar pemilik rumah cepat mendapat rejeki seperti korek api yang cepat menyalakan api. Sedangkan deterjen mempunyai arti agar si pemilik rumah mendapat banyak rejeki melimpah sebanyak limpahan busa deterjen. Tapi, saat ini banyak orang Korea yang memberikan hadiah lain seperti alat rumah tangga, pot, bunga, dll.  
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar